MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
A. PENGERTIAN MANUSIA
Manusia adalah mahlik yang paling mulia disisi Allah
SWT, karena manusia diciptakan oleh Allah SWT mahluk paling sempurna. Pengertian
manusia dapat dilihat dari berbagai segi. Sevara bahasa manusia berasal dari
kata “manu” (sansekerta), “mens” (latin) yang berarti berpikir, berakal budi
atau makhluk yang mampu menguasai mahluk lain. Secara istilah manusia dapat
diartikan sebuah konsep, sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok
(genus) atau seorang individu. Secara biologi manusia diartikan sebagai sebuah
spesies primate dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
B. PENGERTIAN TANGGUNGJAWAB
Tanggungjawab adalah kesadaran manusia akan tingkah
laku atau perbuataannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab
juga diartikan sebagai wujud dan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab juga berkaitan dengan kewajiban. Kewajiban
adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang. Kewajiban merupakan
bandingan terhadap hak dan dapat juga tidak mengacu kepada hak. Maka tanggung
jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya. Kewajiban dibagi
menjadi 2 macam, yaitu :
1. Kewajiban Terbatas
Kewajiban ini tanggung jawab diberlakukan kepada
setiap orang. Contohnya undang-undang larangan membunuh, mencuri yang dapat
diadakan hukuman-hukuman.
2. Kewajiban tidak Terbatas
Kewajiban ini tanggung jawabnya diberlakukan kepada
semua orang. Tanggung jawab terhadap kewajiban ini nilainya lebih tinggi, sebab
dijalankan oleh suara hati. Seperti keadilan.
C. MACAM-MACAM TANGGUNGJAWAB
Manusia itu berjuang memenuhi keperluannya sendiri
atau untuk keprluan pihak lain. Untuk itu manusia tersebut akan menghadapi
manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dengan demikian
tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang
dibuatnya atas dasar ini, dikenal jenis-jenis atau macam-macam dari tanggung
jawab:
1. Tanggung Jawab manusia terhadap diri sendiri
Menurut sifatnya manusia adalah mahluk bermoral. Akan tetapi
manusia juga seorang pribadi dan sebagai mahluk pribadi manusia mempunyai
pendapat sendiri, persaan sendiri, angan-angan untuk berbuat ataupun bertindak.
Untuk itulah agar manusia itu dalam mengisi kehidupannya memperoleh makna, maka
atas diri manusia perlu diberi tanggung jawab.
2. Tanggung Jawab kepada keluarga
Masyarakat kecil ialah keluarga. Keluarga adalah
suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak dan juga orang-orang lain yang menjadi
anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada
keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga.
3. Tanggung Jawab kepada masyarakat
Satu kenyataan pula, bahwa manusia adalah mahluk
sosial. Manusia merupakan anggota masyarakat. Karena itu, dalam berpikir,
bertingkah laku, berbicara, dan sebagainya manusia terikat oleh masyarakat. Secara
kodrati dari sejak lahir sampai manusia mati, memerlukan bantuan orang lain.
4. Tanggung jawab kepada Bangsa/Negara
Satu kenyataan bahwa tiap manusia,, tiap individual
adaalah warga Negara suatu Negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak,
bertingkah laku manusia terikat olaeh norma-norma atau ukuran-ukuran yang
dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat berbuat semua sendiri, bila perbuatan
manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
5. Tanggung Jawab kepada Tuhan
Manusia ada di dunia ini tidak dengan sendirinya,
tetapi merupakan mahluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia dapat
mengembangkan diri sendiri dengan sarana-sarana pada dirinya yaitu pikiran,
perasaan, seluruh anggota tubuhnya dan alam sekitarnya. Dalam mengembangkan
dirinya manusia bertingkah laku dan berbuat. Sudah tentu dalam perbuatannya
manusia membuat banyak kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak
disengaja. Sebagai hambanya, manusia harus bertanggung jawab atas apa yang
telah diperbuatnya.
Dengan demikian, dari keseluruhan materi yang telah dibahas dapat
disimpulkan bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan untuk berbuat tanggung jawab
atas segala perbuatannya, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Sumber : ilmu budaya dasar pengarang Widyo Nugroho dan
Achmad Muchji
Nama : rachmat wahyudi
Kelas : 1IC 06