Rabu, 23 Januari 2013

Pengertian dan Tujuan Ilmu Sosial Dasar


Pengertian dan Tujuan Ilmu Sosial Dasar
1.      Pengertian
Ilmu social dasar ( ISD ) adalah ilmu pengetahuan yang menelah masalah-masalah social yang timbul dan berkembang, khususnya yang dwujudkanoleh warga Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social. Pengetahuan yang menelah masalah-masalah social, khususnya masalah-masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan teori-teori yang berasal dari berbagai  bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).
Ilmu Sosial Dasar (ISD) membantu perkembangan wawasann  penalaran dan kepribadian seseorang atau seorang mahasiswa agar memperoleh wawasan yg lebih luas dan membentuk cirri-ciri kepribadian , khususnya berkenan dengan sikap dan tingkah laku  manusia dalam menghadapi manusia lain, serta sikap dan tingkah laku manusia-manusia  lain terhadap manusia yg bersangkutan secara timbale balik.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) membicarakan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Hubungan ini dapat diwujudkan melalui kenyataan social dan kenyataan social inilah yang menjadi titik perhatiannya. Dengan demikian Ilmu Sosial Dasar (ISD) memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep2 yg dikembangkan untuk melengkapi gejala-gejala social agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran kita dalam menghadapi lingkungan social dapat ditingkatkan. Ilmu social bukanlah suatu bidang keahlian ilmu-ilmu social tertentu, seperti politik, antropologi dan sebagainya, tetapi menggunakan pengertian-pengertian yg berasal dari berbagai bidang ilmu social seperti ilmu politik, sosiologi, sejarah dan sebagainya.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) bukan merupakan gabungan dari ilmu-ilmu social yang dipadukan, karena masing-masing sebagai disiplin ilmu memiliki obyek dan metode ilmiahnya sendirisendiri yg tidak mungkin dipadukan. Ilmu Sosial Dasar (ISD)  juga bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri, karena Ilmu Sosial Dasar (ISD) tidak mempunyai obyek dan metode ilmiah tersendiri dan juga tidak mengembangkan suatu penelitian sebagaimana suatu disiplin ilmu, seperti ilmu-ilmu social di atas.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) merupakan suatu bahan studi atau program pengerjaan yang khusus dirancang untuk kepentingan pendidikan atau pengajaran yang di Indonesia  diberikan di perguruan tinggi. Dengan kata lain, mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (ISD) diberikan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yg dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala social agar daya tanggap, persepsi  dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat ditingkatkan, sehingga lebih peka terhadapnya.
Perlu dapat diketahui bahwa sumber dari segala ilmu pengetahuan adalah Philoshopia (filsafat). Dari filsafat tersebut lahir 3 cabang ilmu pengetahuan, yaitu :
1.Ilmu alamiah
Ilmu alamiah adalah ilmu yang mempelajari tentang alam, yang berhubungan dengan linkungan alam seperti fiaika, kimia, biologi, astronomi, botani, dll. Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah, caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas.
2.Ilmu Sosial
Ilmu social adalah ilmu yang mempelajari social manusia di lingkungan sekitar seperti sosiologi, ekonomi, politik, antropologi sejarah, psikologi, goegrafi dll. Ilmu-ilmu social bertujuan untuk mengkaji keteraturan yg terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Dalam perkembangannya, ilmu social melahirkan studi social yg disebut ilmu pengetahuan social. Ilmu pengetahuan social (IPS) adalah bidang studi yg merupakan  paduan dari sejumlah mata pelajaran social. Yang termasuk dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yaitu: geografi, sejarah, ekonomi, sosiologi, antropologi dll.
3.Ilmu budaya
Ilmu budaya adalah ilmu yang mempelajari adat istiadat atau kebiasaan hidup manusia di suatu wilayah seperti bahasa, agama, kesastraan, kesenian dll. Ilmu budaya bertjuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah gabungan dari disiplin ilmu social yg digunakan dalam pendekataan dan pemecahan masalah social yg ada di lingkungan sekitar kita. Ilmu Sosial Dasar (ISD) memberikan dasar-dasar pengetahuan tentang konsep untuk mengkaji gejala social. Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kedua-duannya mempunyai persamaan dan perbedaan.
Persamaan antara keduannya adalah :
a.      Untuk kepentingan bahan studi pada program pendidikan atau pengajaran.
b.      Bukan disiplinn dalam ilmmu yang berdiri sendiri.
c.       Mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan social dan masalah social.



Perbedaan antara keduanya adalah :
a.      Ilmu Sosial Dasar ada pada di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial ada pada di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
b.      Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
 Latar Belakang Ilmu Sosial Dasar
Latar belakang diberikannya mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (ISD) di perguruan tinggi yaitu banyaknya kritik yg ditunjukan pada system pendidikan Indonesia oleh sejumlah cendekiawan, dimana masih dirasakan banyaknya tenaga ahli yang berpengetahuan keahlian khusus dan mendalam sehingga wawasannya sempit. Sehingga ilmu social sangat bermanfaat bagi sejumlah masyarakat atau mahasiswa supaya berwawasan luas dan ilmu ini diperlukan dalam memecahkan berbagai masalah social masyarakat .
Latar belakang lainnya, Pengenalan dan pemahaman Ilmu Sosial Dasar (ISD) menjadi penting supaya tujuan yang melatabelakangi munculnya ilmu ini tidak sekedar menjadi harapan tanpa hasil. Latar belakang  lainnya, sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang "elite" bagi masyarakat kita sendiri, kurang akrab dengan lingkungan masyarakat,  dan  tidak mengenali dimensi-dimensi lain di luar disiplin keilmuannya.
Peran Ilmu Sosial Dasar
Mempunyai pandangan tentang cara bersosialisasi dengan masyarakat dalam ruang lingkup yg lebih luas, menambah wawasan tentang hidup bermasyarakat dengan baik, lebih mengerti tentang keadaan alam dan jalan pikiran manusia. Memahami ilmu social yg menunjang kehidupan bersosialisasi, pandangan hidup selanjutnya menjadi lebih terarah, lebih mencintai alam dan mengerti arti sejarah.
Mengetahui cara hidup sebagai mahluk social yg dapat memanfaatkan ilmu-ilmu yg ada dalam ilmu social dasar untuk kemajuan dankesejahteraan masyarakat.  Menjadi lebih mengerti masalah yg terjadi di masyarakat dan dapat membantu menyelesaikan masalah social, membangkitkan rasa ikut serta dalam menyelesaikan masalah social. Memudahkan beradaptasi dengan lingkungan masyarakat yg lebih luas dan membantu perkembangan cara pola piker dalam menyikapi masalah.
Sasaran studi Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah aspek-aspek yg paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk social dan masalah-masalah yang terwujud dari padanya. Materi pembahasan dalam Ilmu Sosial Dasar (ISD) terdiri atas masalah-masalah social. Untuk dapat menelaah masalah-masalah social, hendaknya terlebih dahulu kita mengidentifikasi kenyataan-kenyataan social dan memahami sejumlah konsep social tertentu.
Kenyataan-kenyataan social yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu. Kenyataan-kenyataan sosisal tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu social, karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya. Dalam Ilmu Sosial Dasar (ISD) kita dapat menggunakan pendekataan interdisiplin ataupun multidisiplin.
Konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social yang dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yg sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sebagai contoh dari konsep dasar semacam itu misalnya konsep keanekaragaman dan konsep kesatuan social.
Masalah social dalam kehidupan manusia yang berstatus sebagai makhhluk social, manusia selalu dihadapkan pada berbagai masalah social. Masalah social pada hakikatnya merupakan bagian yg tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia karena masalah social telah terwujud sebagai hasil kebudayaan manusia itu sendiri, sebagai akibat dari hubungan-hubungannya dengan sesame manusia lainnya.
Masalah-masalah social pada setiap masyarakat berbeda satu sama lainnya karena adanya tingkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya yg berbeda serta likungan alamnya. Masalah-masalah tersebut terwujud sebagai masalah social, masalah moral, masalah politik, masalah agama dan masalah lainnya. Yang membedakan masalah social dari masalah lainnya adalah masalah social selalu berkaitan dengan nilai-nilai moral dan pranata social, serta selalu berkaitan dengan hubungan manusia dan dengan konteks-konteks normative tempat hubungan manusia terwujud.
Dengan demikian, suatu masalah social terutama ditekankan pada adanya kondisi atau keadaan tertentu dalam kehidupan social warga masyarakat yg bersangkutan. Kondisi atau keadaan  social tertentu sebenarnya merupakan hasil dari proses kehidupan manusia yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan jasmaninya, kebutuuhan-kebutuhan social dan kebutuhan-kebutuhan kejiwaan. Dalam usaha untuk pemenuhan kebutuhan tersebut, manusia menggunakan kebudayaan sebagai model petunjuk dalam memanfaatkan lingkungan alam dan social masyarakat.
2.      Tujuan Ilmu Sosial Dasar
Membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas, memahami dan menyadari kenyataan-kenyataan social dan masalah yang ada di dalam masyarakat. Peka terhadap masalah-masalah social dan tanggap ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya,menyadari bahwa setiap masalah sossial yg timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan kita hanya dapat mendekatinya serta mempelajarinya secara kritis.  Memahami  jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka menanggulangi masalah-masalah social yang terjadi di dalam masyarakat.
Kesimpulan
Dengan demikian , dari penjelasan materi diatas dapat disimpulkan bahwa Ilmu Sosial Dasar dapat memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengatasi gejala-gejala social dalam menghadapi lingkungan social sehingga lebih peka terhadapnya. Ilmu Sosial Dasar (ISD) bukan merupakan gabungan dari ilmu-ilmu social yg dipadukan, karena masing-masing sebagai disiplin ilmu memiliki obyek dan metode ilmiah. Ilmu Sosial Dasar (ISD) juga bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri, karena Ilmu Sosial Dasar (ISD) tidak mempunyai obyek dan metode ilmiah tersendiri dan juga tidak mengembangkan suatu peneletian sebagaimana suatu disiplin ilmu.
Sumber :






Tidak ada komentar:

Posting Komentar